Kamis, 29 April 2010

SUATU SENJA DI KAMPUS MERAH

Tanggal delapan
bulan sebelas
tahun kemarin

Bersama senja yang menyapa kampus ini
Juga kisah yang baru saja dimulai

Bangku taman itu masih sama seperti bertahun lalu
Tapi kali ini warnanya tak lagi abu-abu

Berganti merah.

Semerah warna bajumu senja itu
Semerah buah apel yang diberikannya padamu
Dan semerah rona mukamu saat melihatnya duduk di bangku yang sama

Lalu angin dan daun sibuk menyimak percakapan kikuk kalian
Kadang ada tawa yang terdengar aneh
Lalu untuk sekian menit ada jeda dalam sunyi

Senja semakin jingga
Bangku taman warna merah

Semerah rona mukamu saat menyadari bahwa kau menyukai semua hal tentang senja hari ini
Bahkan ilalang pun bisu
Seakan ikut hanyut dalam jeda yang kalian ciptakan

Tapi senja semakin jingga
Bangku taman masih tetap berwarna merah
Meski kau meminta agar esok kau masih bisa berada disini
Juga semua simfoni agar tidak ada yang berubah

Kampus kita semakin jingga
Sebentar lagi mungkin gelap akan memaksa senja berlalu
Dan kau pun akan tinggalkan bangku taman warna merah itu

Semerah rona wajahmu saat akan pergi
Menyadari bahwa sudah terlambat bagimu untuk memulai
Menyusun puzzle hati di bangku taman itu

Agar tak hanya merah yang ada disana

Mungkin putih, biru, abu-abu, ungu ...





Tidak ada komentar:

Posting Komentar